5 Bahaya Diabetes Melitus yang Tak Terkontrol, Catat!

By Published On: Maret 23rd, 2025
5 Bahaya Diabetes Melitus yang Tak Terkontrol, Catat!

Klinik Ben Yuan Dao, Jakarta – Diabetes melitus adalah penyakit kronis yang memengaruhi kemampuan tubuh dalam mengatur kadar gula darah. Jika tidak Anda kelola dengan baik, diabetes melitus yang tidak terkontrol dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius yang mengancam kesehatan bahkan nyawa.

Dengan pengelolaan yang tepat, bahaya diabetes melitus dapat terminimalisir. Oleh sebab itu, penting bagi penderita gula darah tinggi untuk memantau kadar gula darah, menjalani pola hidup sehat, dan rutin berkonsultasi dengan dokter. Dalam artikel ini, Anda akan mengetahui sedera bahaya diabetes melitus yang wajib Anda ketahui.

Risiko Bahaya Diabetes Melitus yang Tak Terkontrol

Berikut adalah beberapa risiko dan komplikasi serius yang dapat terjadi akibat diabetes melitus yang tidak terkontrol:

1. Komplikasi Jantung dan Pembuluh Darah
Kadar gula darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko:

  • Penyakit Jantung Koroner: Penyumbatan pembuluh darah jantung.
  • Stroke: Penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah di otak.
  • Hipertensi: Tekanan darah tinggi yang memperburuk kondisi jantung.

2. Kerusakan Ginjal (Nefropati Diabetik)
Berikutnya, ginjal dapat mengalami kerusakan akibat beban kerja yang berlebihan untuk menyaring gula darah. Kemudian hal ini dapat menyebabkan:

  • Gagal Ginjal Kronis: Ginjal kehilangan fungsinya secara bertahap.
  • Cuci Darah: Dibutuhkan jika ginjal sudah tidak mampu bekerja.

3. Kerusakan Saraf (Neuropati Diabetik)
Selain itu, kadar gula darah yang tinggi dapat merusak saraf, terutama di kaki dan tangan, kemudian menyebabkan:

  • Kesemutan dan Mati Rasa: Hilangnya sensasi di area yang terkena.
  • Nyeri Kronis: Rasa sakit yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
  • Luka Sulit Sembuh: Berisiko infeksi serius hingga amputasi.

4. Masalah Penglihatan (Retinopati Diabetik)
Diabetes yang tidak terkontrol dapat merusak pembuluh darah di retina, lalu menyebabkan:

  • Penglihatan Kabur: Akibat pembengkakan retina.
  • Kebutaan: Kerusakan retina yang parah dapat menyebabkan kehilangan penglihatan permanen.

5. Infeksi dan Luka Sulit Sembuh
Tak hanya itu, kadar gula darah yang tinggi melemahkan sistem kekebalan tubuh dan memperlambat penyembuhan luka, lalu meningkatkan risiko:

  • Infeksi Kulit: Bakteri dan jamur lebih mudah berkembang biak.
  • Ulkus Diabetik: Luka terbuka yang sulit sembuh, terutama di kaki.
  • Amputasi: Infeksi parah yang tidak tertangani dapat berujung pada amputasi.

Baca juga: Makanan Pantangan Diabetes dan Alternatif Sehat, Simak!

Manfaat Akupunktur untuk Penderita Diabetes Melitus

Berikut adalah beberapamanfaat terapi akupunktur untuk penderita diabetes melitus:

1. Membantu Mengontrol Kadar Gula Darah
Beberapa studi menunjukkan bahwa akupunktur dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi resistensi insulin, sehingga membantu mengontrol kadar gula darah. Selain itu, akupunktur juga dapat merangsang pelepasan hormon yang berperan dalam metabolisme glukosa.
2. Mengurangi Gejala Neuropati Diabetik
Selanjutnya, neuropati diabetik, atau kerusakan saraf akibat diabetes, sering menyebabkan nyeri, kesemutan, dan mati rasa. Akupunktur dapat membantu mengurangi gejala ini dengan merangsang saraf dan meningkatkan sirkulasi darah di area yang terkena.
3. Meningkatkan Sirkulasi Darah
Diabetes melitus dapat menyebabkan gangguan sirkulasi darah, yang meningkatkan risiko komplikasi seperti luka sulit sembuh dan penyakit jantung. Tak hanya itu, akupunktur dapat membantu meningkatkan aliran darah ke berbagai bagian tubuh.
4. Mengurangi Stres dan Kecemasan
Selanjutnya, stres dan kecemasan dapat memengaruhi kadar gula darah. Akupunktur diketahui dapat merangsang pelepasan endorfin, hormon yang membantu mengurangi stres dan meningkatkan rasa nyaman.
5. Mendukung Kesehatan Secara Keseluruhan
Akupunktur dapat membantu meningkatkan energi, kualitas tidur, dan fungsi sistem kekebalan tubuh, yang semuanya penting bagi penderita diabetes.

Baca juga: 10 Bahaya Obesitas untuk Kesehatan Tubuh

Terapi Akupunktur di Klinik Ben Yuan Dao Jakarta

Diabetes melitus yang tidak terkontrol dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius, mulai dari kerusakan organ vital hingga kondisi yang mengancam nyawa. Namun, dengan pengelolaan yang tepat, risiko tersebut dapat diminimalisir. Di samping itu, penting bagi penderita diabetes untuk memantau kadar gula darah, menjalani pola hidup sehat, dan rutin berkonsultasi dengan dokter.

Klinik Ben Yuan Dao menawarkan pendekatan yang komprehensif untuk menangani diabetes, dengan fokus pada pemulihan keseimbangan tubuh melalui akupunktur, ramuan herbal, pijat Tuina, bekam dan moksibusi yang menyeimbangkan energi tubuh. TCM bertujuan untuk mengurangi gejala, memperbaiki sirkulasi darah, meningkatkan kesehatan saraf, dan mendukung tubuh dalam mengelola diabetes dengan lebih baik. Segera hubungi Whatsapp atau kunjungi kontak kami di website untuk pengobatan yang optimal.

Artikel Terbaru