Mengobati Gejala Pneumonia secara Alami dengan Prinsip TCM

Griya Sehat Ben Yuan Dao, Jakarta – Mengobati gejala pneumonia secara alami dengan pendekatan Traditional Chinese Medicine (TCM) kini menjadi pilihan yang semakin diminati oleh masyarakat.
Pneumonia adalah infeksi paru-paru yang terpicu oleh berbagai mikroorganisme, seperti bakteri, virus, maupun jamur, yang dapat menyebabkan peradangan pada kantung udara (alveoli) pada paru-paru.
Gejalanya dapat meliputi batuk berdahak, sesak napas, demam, nyeri dada, hingga kelelahan ekstrim.
Artikel ini akan membahas secara menyeluruh bagaimana prinsip TCM dapat membantu mengatasi gejala pneumonia secara alami, jenis-jenis herbal dan terapi yang umum digunakan, serta peran gaya hidup dalam mendukung proses pemulihan.
Baca Juga: 5 Penyebab Nafas Pendek dan Cara Mencegahnya
Memahami Pneumonia dalam Perspektif TCM
Dalam kerangka TCM, pneumonia termasuk sebagai “serangan angin-panas” atau “akumulasi kelembapan-lendir” pada paru-paru. TCM memandang tubuh manusia sebagai sistem energi yang harus seimbang antara Yin dan Yang.
Ketika terjadi ketidakseimbangan akibat paparan patogen luar seperti angin, panas, atau kelembaban, maka sistem pernapasan khususnya paru-paru akan mengalami gangguan.
Gejala seperti batuk berdahak kuning, demam tinggi, dan nyeri dada dianggap sebagai manifestasi dari panas dalam dan stagnasi Qi paru.
Oleh karena itu, pendekatan TCM tidak hanya mengatasi patogen, tetapi juga menormalkan kembali sirkulasi energi, memperkuat sistem kekebalan tubuh (Wei Qi), serta menyeimbangkan fungsi organ lain seperti limpa dan ginjal yang terkait erat dengan kesehatan paru-paru.
Baca Juga: Apa Saja Penyebab Nyeri Dada? Yuk Cari Tahu Disini
Terapi Herbal dalam TCM untuk Pneumonia
Salah satu komponen utama TCM dalam menangani pneumonia adalah penggunaan ramuan herbal yang telah digunakan selama ribuan tahun. Beberapa tanaman herbal yang umum digunakan antara lain:
- Lian Qiao (Forsythia suspensa) dan Jin Yin Hua (Honeysuckle): Digunakan untuk mengatasi “panas toksik” dalam tubuh, membantu meredakan demam dan infeksi saluran pernapasan atas.
- Ban Lan Gen (Isatis root): Akar ini berfungsi untuk mengeluarkan panas dan mendinginkan darah, serta efektif dalam mengatasi gejala infeksi paru.
- Zhe Bei Mu (Fritillaria): Bermanfaat untuk melunakkan dahak dan meredakan batuk berdahak tebal, terutama pada pneumonia dengan lendir stagnan.
- Huang Qin (Scutellaria baicalensis): Membantu menenangkan peradangan dan memperkuat sistem imun tubuh.
- Gan Cao (Licorice root): Memiliki efek anti-inflamasi dan memperkuat paru-paru serta memperbaiki rasa pada ramuan herbal lainnya.
Ramuan-ramuan ini biasanya diramu oleh praktisi TCM berdasarkan hasil penilaian masing-masing individu, karena setiap pasien punya pola penyakit yang berbeda meskipun memiliki kondisi medis yang sama.
Baca Juga: Apa Saja Penyebab Pleuritis dan Bagaimana Mencegahnya?
Teknik Terapi Pendukung dalam TCM
Selain penggunaan herbal, TCM juga menggunakan beberapa terapi pendukung non-obat yang dapat membantu meredakan gejala pneumonia secara alami dan mempercepat pemulihan. Beberapa teknik yang umum digunakan antara lain:
a. Akupunktur
Akupunktur berfungsi untuk memperbaiki aliran Qi, mengurangi stagnasi lendir, dan juga meningkatkan fungsi paru-paru. Titik-titik akupunktur yang sering digunakan termasuk Zhongfu (LU1) dan Feishu (BL13), yang berkaitan erat dengan sistem pernapasan. Terapi ini juga dapat membantu menurunkan demam, meredakan batuk, dan memperkuat daya tahan tubuh.
b. Bekam (Cupping)
Bekam berguna untuk menarik patogen keluar dari permukaan tubuh serta meningkatkan sirkulasi darah dan aliran energi. Terapi bekam pada area punggung, khususnya sepanjang jalur meridian paru, sering digunakan untuk meredakan sesak napas dan juga mempercepat keluarnya lendir.
c. Gua Sha
Gua Sha adalah teknik pengikisan lembut kulit menggunakan alat khusus yang membantu mengeluarkan panas dan juga racun dari tubuh, meningkatkan aliran darah, serta mengurangi nyeri dada atau ketegangan otot akibat batuk berkepanjangan.
d. Moksibusi (Moxibustion)
Moksibusi melibatkan pembakaran ramuan moxa (mugwort) di atas titik akupunktur untuk menghangatkan tubuh, mengusir dingin dan kelembaban, serta memperkuat fungsi paru-paru. Terapi ini sangat bermanfaat bagi pasien pneumonia dengan kondisi tubuh lemah atau kekurangan energi vital.
Pola Makan dan Gaya Hidup Sehat sebagai Bagian dari Terapi
Dalam TCM, makanan juga berfungsi sebagai bagian dari pengobatan. Untuk membantu pemulihan pneumonia, disarankan:
- Menghindari makanan yang bersifat dingin dan lembap seperti es, makanan gorengan, dan produk susu
- Mengonsumsi makanan hangat dan mudah dicerna seperti bubur beras merah, sup ayam herbal, dan juga teh jahe
- Memperbanyak minum air hangat untuk melonggarkan lendir dan juga menjaga hidrasi paru-paru
- Beristirahat yang cukup dan menghindari stres emosional yang dapat mengganggu keseimbangan energi tubuh
Baca Juga: Sesak Napas ? Mungkin Itu Gejala Pneumonia! Yuk, Simak
Temukan Solusi Alami di Klinik Ben Yuan Dao
Griya Sehat Ben Yuan Dao hadir sebagai tempat yang mengutamakan pendekatan yang sangat alami dan holistik untuk kesehatan Anda.
Di Griya Sehat Ben Yuan Dao, kami menawarkan terapi tradisional yang telah teruji selama berabad-abad, seperti akupunktur, ramuan herbal, bekam, gua sha dan terapi energi.
Dengan dukungan sinshe yang berpengalaman dan metode terapi yang sudah terbukti efektif, kami siap membantu Anda mencapai kesehatan optimal secara menyeluruh.
Segera berkonsultasi atau hubungi kami secara online via Chat Whatsapp dan rasakan manfaat dari pengobatan alami yang aman dan menyegarkan!